Sabtu, 17 Januari 2015

Yang mereka sebut, SAHABAT

Satu kehidupan, satu CERITA
Tentang DUA orang anak manusia yang terikat BATINnya
Satu CINTA, satu PERSAHABATAN
Ternilai TULUS walau masih bercelah

MEREKA bilang kita biasa, mereka bilang kita TAK ADA,
Katanya kamu yang UTAMA, aku yang KEDUA,
Kamu yang luar biasa, aku sangat sederhana,
Kalau begitu sebut saja dirimu SEMPURNA!
Kujawab IYA, tak ada yang ku bantah,
Benar, IYA, begitulah ADAnya

Tapi, yang ada hanyalah ADA,
Waktu dan jarak hanyalah sederet angka,
Kamu tuntun aku sekuat tenaga, kuatkan aku dari segala masalah,
Tumbuhkan HARAPAN, hapuskan kesedihan,
Klise rasanya, tetapi NYATA terasa,

Hanya kamu yang membiarkan aku menjadi diriKU,
Mungkin juga cuma aku yang melebih-lebihkan diriMU,

Biarlah orang berkata-kata,
Mereka tidak akan pernah mengerti tentang semua,
Dimana mencintai itu hal yang biasa, menyayangi juga biasa,
Tapi PENGORBANAN kita, lebih dari luar biasa

Sering kali aku memang salah,
Tak menjadikan kebahagiaanmu yang pertama,
Suka dan duka mungkin tidak selalu KITA lewatkan bersama,
Hari-harimu pun lebih beharga bila dengan mereka,
Tapi aku akan tetap berusaha,
Berusaha untuk tidak MENYERAH,
Sebab kamu lah segalanya,

kusebut dirimu, SAHABAT

Tidak ada komentar:

Posting Komentar